malem ini malam jumat kliwon, bertepatan dengan malam satu suro. perpaduan dua moment yang sangat dikeramatkan oleh orang jawa. malam jumat kliwon malam yang angker dan dipenuhi aura mistis. malam satu suro lebih dasyat lagi. sudah menjadi rahasia umum kalau di bulan ini orang jawa beranggapan ini bukan bulan yang baik. bukan hanya malam satu suro saja, tetapi selama bulan suro semua hari adalah sebuah pantangan untuk melakukan hal-hal yang besar.
mungkin buat orang yang bukan berasal dari jawa, khususnya sekitaran jogja solo, kedua hal ini hanyalah bualan belaka dan tidak masuk diakal...(monggo kerso, percoyo entuk ora yo ra popo). tapi buat orang jawa yang masih memegang teguh warisan budaya para leluhur, tidak terbantahkan lagi keyakinan mereka.
sebenarnya yang pengen aku tulis bukan untuk membahas malam jumat kliwon ataupun malam satu suro. tapi sebenanya aku pengen menuliskan kerinduanku. rindu masa masa kecil dulu ketika masih tinggal kampung halaman. masa masa dimana setiap malam suro aku dan teman teman selalu bersemangat berjalan-jalan (mlaku-mlaku) keliling kampung, bahkan sampai invasi keluar kampung sambil memukul-mukul kenthongan (kothekan) untuk menciptakan sebuah irama musik yang terdengar sederhana namun memberikan sebuah harmoni yang menggunggah semangat.
apalagi saat dikejauhan terdengar bunyi kethongan dari kelompok yang lain, secara spontan kamipun akan memukul kethongan semakin keras.
Kenthongan dibuat dari kayu yang didalamnya dilobangi dan diberi jendela memanjang, lebih mudah kalau dibuat dari seruas bambu, dimana tinggal menambah jendela saja.
Didesa2 kenthongan digunakan untuk bunyi2an sewaktu ronda dimalam hari ataupun untuk tanda bahaya.
Jaman doeloe ada kode2 tersendiri dari bunyi kenthongan yang disebut ''titir''. Kenthong satu2 berulang2 dengan rytme agak jarang berarti ada orang gantung diri, dua dua berarti ada maling, tiga2 ada kebakaran, sembilan kali berarti ada warga yang meninggal. Kalau dibunyikan satu2 dengan cepat dan disahut oleh semua pemilik kenthongan disebut ''gobyog'' yang diartikan katanya ada pasukan Nyi Loro Kidul yang sedang lewat ??
jelas kami melakukan itu karena sekedar ikut-ikutan saja, dan tak pernah tahu dan mau tahu kenapa itu dilakukan. yang kami tahu hanyalah kotekan ternyata menyenangkan...titik. tidak tahu malam jumat kliwon dan bulan suro itu diselimuti aura mistis.
sungguh masa masa yang selalu ingin terulang lagi. masa masa dimana semuanya terlihat menyenangkan walau sepanjangan kami berjalan menembus gelapnya malam tanpa penerangan lampu jalanan....(karena memang waktu itu jaringan listrik belum nyampe...hiks). tapi bersama sama teman, yang namanya takut itu hilang.
yang ada cuma rasa senang....!!
sebuah pertanyaan yang muncul dalam hatiku adalah : apakah di bulan suro tahun ini masih ada yang kothekan seperti yang biasa kami lakukan dulu ya..? entahlah.
Kamis, 17 Desember 2009
Minggu, 13 Desember 2009
This I Promise You

my love
here i stand before you
i am yours now
from this moment on
take my hand
only you can stop me shaking
we'll share forever
this I promise you
and when i look in your eyes
All of my life is before me
And i'm not running anymore
Cause I already Know I'm home
With every beat of my heart
I give you my love completely
My darling, this I promise you
My love,
I can feel your heartbeat
As we dance now
Closer than before
Don't let go
Don't let go
Cause I can almost cry now
This is forever
I make this vow to you
Langganan:
Komentar (Atom)
